Oleh : Anang Esbe
Sudah sejak lama masyarakat kita melakukan tawasul dalam do'a yang dipanjatkan kepada Alloh swt. Dan itu enjoy2 aja.
Akan tetapi akhir2 ini seiring dengan maraknya gerakan islam transnasional, mereka yang berdo'a dengan bertawasul merasa risih karena apa yang mereka lakukan selama ini dianggap bid'ah lah syirik lah dst.
Apa si tawassul itu kok ada yang mengusiknya?
Wasilah adalah segala hal yang dapat mendekatkan kepada sesuatu yang lain. Bentuk jama’ dari wasilah adalah wusul atau wasa’il. Sedangkan bentuk tunggalnya adalah tausil dan tawassul. Contohnya, “Si A bertawassul dengan sesuatu untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya”. Maka, dia mendekatkan diri kepada Tuhannya dengan sebuah wasilah. Maksudnya, dia mendekatkan diri kepada Allah melalui perantara amal baikya.
Cara bertawasul bisa bil 'amal, seperti pada kasus tiga orang yang ada dalam gua tiba2 tertutup oleh batu sebagaimana dalam hadits.
Bisa juga tawasul bi dzat seperti tawasulnya Sayyidina Umar ra kepada Abbas ra.
Sudah jelas2 begini adanya tawasul dengan dasar hadits kok ya ada yang menvonis musyrik kepada orang yang tawasul.
Anehnya mereka yang anti tawasul menisbatkan sebagai wahabi/salafi. Padahal Muhamad bin Abdul wahab sendiri merasa gerah ketika dituduh anti tawasul sampai2 perlu menjelaskan bahwa dirinya tidak anti dan tidak menyalahkan tawasul dengan dua cara tersebut di atas. 

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.