13.01
0
MUI kembali meralat Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2010, Menurut MUI, telah terjadi kesalahan arah kiblat dari posisi Indonesia. Oleh karena itu MUI mengimbau, kaum Muslim agar segera menyesuaikan arah kiblatnya ke arah Barat Laut. (Kompas.com, Jumat, 27 Agustus 2010).
Menurut Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama atau LFNU KH Ghazali Masruri ditegaskan, bahwa arah kiblat dari Indonesia adalah barat laut, bukan arah barat seperti yang selama ini dipahami khalayak awam.(Kompas.com, Jumat, 27 Agustus 2010)
adapun diktum fatwa MUI No. 03 Tahun 2010 tentang Kiblat disebutkan:
1. Kiblat bagi orang shalat dan dapat melihat Kabah adalah menghadap ke bangunan Kabah (ainul ka’bah).
2. Kiblat bagi orang yang salat dan tidak dapat melihat Kabah adalah arah Kabah (jihat al-Ka’bah).
3. Letak georafis Indonesia yang berada di bagian timur Kabah/Mekkah, maka kiblat umat Islam Indonesia adalah menghadap ke arah barat

Secara sederhana, penyesuaian arah kiblat dapat dilakukan dengan melihat bayang-bayang matahari pada waktu tertentu atau rashdul kiblat.Rashdul kiblat itu setiap 28 Mei pukul 16.18 WIB atau setiap 16 Juli pukul 16.27 WIB. Pada saat itu, semua benda tegak lurus adalah arah kiblat. (Kompas.com, Jumat, 27 Agustus 2010)
Jika menilik Al-Quran maka arah kiblat kita adalah Ka’bah,Masjidil haram lebih tepatnya di kota  Mekkah,di negara Arab Saudi Saudi,
Menurut surat Al-baqarah ayat 144: Sesungguhnya Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.(QS. 2:144) (sumber:al-quran & terjemahanya,tahun 2000 halaman:17)
Jadi lebih tepatnya shalat kita adalah pada arahnya ke Ka,bah di Masjidil Haram di Kota Mekkah,Arab Saudi Saudi,jika ditilik dari peta dunia maka letak Arab Saudi Saudi dan kota Mekkah dari indonesiaadalah di Barat Laut,perhatikan peta.sedangkan arah barat adalah arah Afrika,perhatikan panah berwarna merah yang menunjuk ke Arab Saudi atau Mekkah yang pada arah mata angin menunjuk arah Barat laut..



Maka dari itu seharusnya memang arah shalat atau Kiblat kita adalah menghadap  arah barat laut,sesuai yang Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama atau LFNU,himbau.
Siapkah anda merubah arah kiblat anda,
Kebenaran itu adalah dari tuhan-mu,sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang yang ragu.(QS. 2:147) (sumber:al-quran & terjemahanya,tahun 2000 halaman:17)
Wassalam,

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.