00.04
2

Oleh : Ami Tihad
Dakwah? kata kata yang kurang familiar ditengah mesyarkat kita, kesannya kalo ada aliran dakwah cenderung di pandang sebelah mata, bukan hanya itu aja sampai sampai ada yang memandang bahwa jamaah dakwah adalah sekelompok orang yang memiliki pemikiran aliran keras, hmm.....sungguh terlalu,
padahal dakwah adalah sebuah aktifitas mulia yang selalu di kerjakan dan di lakukan para nabi dan rosul, medianya pun bermacam macam; ada yang menggunakan fasilitas elektronik ada juga yang menggunakan cara berkeliling dan berceramah atau bahkan ia tidak dengan dua hal itu, akan tetapi ia langsung menggunakan metode tathbiq (praktik) kalo dalam bahasa umunya dakwah bil haal.
Dalam berdakwah setiap orang mempunyai karakter masing masing, ada yang berdakwah hanya untuk membesarkan golongannya sendiri dan dia tidak mau tau dengan yang lain atau bahkan memusuhi golongan yang lain (dakwah ilayya) dan ada juga yang berdakwah semata mata tidak untuk golongan mereka sendiri namun dia memang benar benar berniat ingin membesarkan islam (dakwah ilalloh).
Selain dua hal diatas ada juga orang yang berdakwah semata mata hanya ingin menanamkan fanatisme golongan dan ini mungkin kita bisa sebut dengan dakwah al ashobiyyah.
Ditengah tengah masyarakat kita saat ini tengah berkembang pemikiran bahwa kasus kasus atau kejadian kejadian yang menimpa saudara kita dipalestian itu adalah urusan negara palestina sendiri bukan urusan ummat islam.
Dimana dipalestian disitu ada pilar atau simbol islam yang saat ini sedang di rusak oleh yahudi dan rencananya akan di hancurkan imbol tersebut adalah masjidil aqsho.
Masjidil aqsho adalah salah satu dari bebrapa pilar ummat islam selain masjidil harom dan masjid nabawi.
orang palestina mereka berjuang dan memerang tentara israel tidak lain adalah dalam rangka mempertahankan salah satu pilar islam tersebut agar tidak dirusak atau sampai dimusnahkan, dan ini bukan hanya tanggung jawab rakyat palestian saja, namun semuanya ini adalah tanggung seluruh ummat seluruh dunia.
Dan pemikiran seperti inlah yang haus di tanamkan pada setiap jiwa ummat islam, salah satu cara agar pemikiran tersebut bisa diserap oleh masyarakat luas adalah dengan berdakwa.
Dalam melakukan dakwah kita perlu panduan atau landasan agar dakwah kita bisa di terima masyarakat luas, diantara landasan landasan dakah aalah:
- Al Qur'an
- Sunnah Nabawiyyah
- sirah sahabat
tiga hal ini tidak bisa dipisahkan karena antara satu dengan yang lainnya saling berkaitan.
Selain dasar dasar dakwah, Dakwah juga ada pembagiannya diantaranya:
1. Ad dakwah al infirodiyyah(dakwah dengan cara individu)
Dakwah secara inividu memrlukan erja yang ekststakarena orang yang ingin melakukan metode ini ia harus memepunyai kapasitas keilmuan yang mumupuni, perlu ketelatenan, keistiqomahan,dan ketahanan jiwa .
2. Ad Dakwah bil jama'ah (dakwah dengan cara berjamaah)
Bagi orang yang tidak memiliki kapasitas keilmuan yang mumupuni dan kurang mempunyai ketahanan jiwa namun ia ingin melakukan dakwah maka ia bisa menempuhnya dengan cara Dakwah Bil Jamaah.
Dakwah dengan cara ini adalah salah satu metode yang dilakukan oleh Rosul setelah ia membuat basis dakwah, seiring dengan berkembangnya dakwahnya beliau dimana pengikutnya semakin banyak maka belaiu mecetak kader kader dakwah untuk bisa ber eksapansi ke negara negara tetangga atau kedaerah daerah disekitar mekkah dan madinah.
Hal Inilah yang menghantar Nabi Shollallohu Alaihi Wasallam menuju kesuksesan dalam menyebarkan dan menjunjung tinggi Kalimat alloh.
3. Ad Dakwah bid Daulah (dakwa dengan bernegara)
Setelah rosul melakukan dakwah bil jamaah kemudian Beliau melakukan fase selanjutnya yaitu dengan berdaulah.
Dakwah ini dilakukan nabi setelah ia bisa menaklukan negara negara lain dan melakukan ekspansi sehingga terjadilah futuhat futuhat islamiyya diberbagai belahan penjuru dunia
Semoga bermanfaat (wallohu a'lam)

2 komentar:

  1. Lihatlah di al qur'an semua jenis manusia semuany ad,muslim mu'min soleh waliyullah para Nabi nasrani yahudi musyrikin jin syetan iblis dll semuany ada dan satu hal yg paling jelas dijelaskan di al qur'an yaitu musuh terbesar dn terjelas manusia kalo istlah al qurany "ngaduwwun mubin" yaitu saithonirrojim inilah musuh yg sbenarny dn seharusny semua macam da'wah islam berorentasi pada titik ini yaitu bgmana menyelamatkan manusia dri tipu daya syetan thukah anda siapkah yg bisa selamat dri syetan Firman Allah menjlaskan bhwa Hanya orang2 yg muhlisiinlah yg dlm lindungan Allah jdi ketika banyak orang2 yg ihlas maka islam benar2 menang,bkn menang sec politik at yg lainny Wallahu a'lm

    BalasHapus
  2. membaca artikel ini saya sangat punya gambaran betapa nabi dulu itu, dalam berdakwah menggunakan cara yang sangat bijak, tepat, melihat dan menyesuaikan situasi dan kondisi serta bermain cantik dalam menyampaikan pesan agama sehingga dalam waktu singkat (kurang lebih 23 tahun) islam sudah membumi di negri hijaz.

    kita sangat perlu mengambil semangat dan langkah2 yang ditempuh oleh beliau dalam menyampaikan risalah ilahi agar dakwah kita mudah diterima tanpa gegeran dan kekerasan. hal ini sudah dituntun oleh para wali dalam menyampaikan ajaran islam yang sangat membumi.

    BalasHapus

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.