19.00
4
Bismillah, Wa al Hamdu Lillah, ash Shalat Wa as Salam Ala Rasulillah,

Saudaraku, silahkan anda lihat dengan mata kepala sendiri....!!!

Di antara kitab Ahlussunnah adalah Hasyiyah ash-Shawi Ala Tafsir al Jalalain karya Syaikh Ahmad bin Muhammad ash-Shawi al-Maliki (w 1214 H).

Kitab Tafsir ini telah direduksi kaum Wahhabi oleh karena penulisnya telah membongkar sejarah hitam mereka. Perhatikan berikut ini !!
Scan pertama ini menunjukan naskah asli yang telah diterbitkan oleh Dar Ihya at turats al Arabi;


Terjemah tulisan yang ditandai dengan warna adalah sebagai berikut:
"Menurut satu pendapat; ayat ini turun tentang kaum Khawarij yang telah merusak takwil al-Qur'an dan Sunnah, yang untuk tujuan itu mereka menghalalkan darah orang-orang Islam dan harta-hata mereka. Kenyataan ini sebagaimana terbukti di masa sekarang, sebuah kelompok yang sama persis dengan kaum Khawarij tersebut; mereka adalah kelompok yang berada di negeri Hijaz, mereka dinamakan dengan kelompok Wahhabiyyah, mereka menganggap diri mereka di atas kebenaran, padahal sesungguhnya mereka adalah orang-orang pendusta. Mereka telah dijerumuskan oleh setan, hingga setan itu telah menjadikan mereka lupa dari mengingat Allah. Mereka itu adalah golongan setan, dan sesungguhnya golongan setan adalah golongan yang merugi, kita minta kepada Allah semoga Allah menghancurkan mereka".

lalu, silahkan anda lihat....
scan ke dua ini dari kitab yang sama yang diterbitkan Wahhabi, diterbitkan oleh Dar al Kutub al Ilmiyyah;


Terjemah tulisan yang ditandai dengan warna adalah sebagai berikut:
"Menurut satu pendapat; ayat ini turun tentang kaum Khawarij yang telah merusak takwil al-Qur'an dan Sunnah, yang untuk tujuan itu mereka menghalalkan darah orang-orang Islam dan harta-hata mereka.

[[[[[[[ .........teks di sini hilang ke antah berantah digerogoti Wahabi........... ]]]]]]]]] 

Mereka telah dijerumuskan oleh setan, hingga setan itu telah menjadikan mereka lupa dari mengingat Allah. Mereka itu adalah golongan setan, dan sesungguhnya golongan setan adalah golongan yang merugi".

Hasbunallah.........................!!!!!
Sumber

4 komentar:

  1. Makanya kitab kuningny jgn hny disimpan . . Mbo yo pdo diwoco ln diresepi trus diamalke . .

    BalasHapus
  2. wah perlu ada kepedulian kepada kita kuning...jangan2 sebagian kitab udah di rubah.....piye jal?

    BalasHapus
  3. melihat kenyataan ini, maka menjadi tugas para ulama' untuk meneliti lebih jeli lagi terhadap kitab2 yang diajarkan kepada para muridnya juga refensi ayng disediakan diperpustakaan agar tidak terkena dampak wahabisasi.
    bukan berarti di pesantren tidak boleh ada kitab2 wahabi.
    justru perlu dikenalkan kitab2 referensi wahabi agar para murid dapat terhindar

    BalasHapus

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.