17.28
0

Inilah barangkali buku yang paling menghebohkan itu, buku yang menjadi inspirasi M. Syarif untuk “jihad” dengan melakukan pengeboman di masjid Ad-Dzikra Komplek Mapolresta Cirebon. Wasiat yang dituliskannya dibelakang buku berisi pesan yang mendalam akan pemahaman dan keinginannya menjadi martir jihad sebagaimana diuraikan dalam pesannya sebagai berikut “Bahwa saya : Muhammad Syarif….Insya Allah atas / izin Allah, sangat, sangat !!!!!! ” Meninggal Syahid”. Bukan karena ingin disebut Mujahid. Tetapi kemuliaan Syahid telah melekat berat di hati. Dengan janji dari yang menciptakan saya dan yang akan mensucikan saya. Yaitu janji Allah…….Allah…….Allah….Pesan saya : “Sungguh kehidupan dunia hanya menipu. Wass.

Buku ini bisa dikatakan sebagai buku jihad yang paling fresh saat ini, membicarakan kawasan yang sedang bergejolak,yakni Asia Tengah, dan berpotensi menjadi kawasan perang akhir zaman. Berikut resensinya sebagaimana dikutip dari arrahman.com

Inilah sebuah buku monumental dan prestisius yang ditulis oleh seorang pemimpin dan arsitek jihad global saat ini, Syekh Abu Mus’ab As Suri. Buku Jihad Di Asia Tengah, Perang Akhir Zaman ini menjadi begitu unik dan menarik karena beberapa alasan.

Alasan pertama, karena penulisnya, yakni Syekh Abu Mus’ab As Suri yang juga dikenal dengan nama Umar Abdul Hakim adalah tokoh dan petinggi Al Qaeda, yang buku-bukunya selalu menjadi buku acuan. Buku beliau yang berjudul The Call for Global Islamic Resistance setebal 1600 halaman bahkan menjadi buku wajib bagi Al Qaeda dan mendapat sambutan yang sangat luar biasa, bahkan memunculkan inspirasi tak terbatas bagi seluruh mujahidin.

Alasan berikutnya, karena buku Jihad Di Asia Tengah (Perang Akhir Zaman) ini sangat penuh inspirasi, kaya sejarah, dan ditulis oleh pelaku sekaligus konseptor jihad di lapangan. Dengan demikian tidak berlebihan jika buku Jihad Di Asia Tengah ini menjadi wajib dimiliki siapapun, khususnya mujahidin. Selain itu, buku Jihad Dia Asia Tengah, Perang Akhir Zaman ini terkategorikan buku langka dan penting untuk umat Islam. Tidak banyak buku yang secara lengkap dan detail memberikan gambaran jihad di Asia Tengah, beserta proyeksi kawasan tersebut untuk menjadi wilayah perang akhir zaman.

Dengan riset mendalam dan pengalaman langsung berjihad di pelbagai negeri, termasuk di negeri-negeri Asia Tengah, penulis buku ini, Syekh Abu Mus’ab As Suri telah memberikan sesuatu yang sangat penting bagi masa depan umat Islam dan jihad global. Syekh Abu Mus’ab telah menggelorakan babak baru jihad di bumi jihad yang selama ini tak terbayangkan, Asia Tengah.

Wilayah Asia Tengah, atau di masa lalu dikenal dengan nama Khurasan, terdiri dari beberapa wilayah yang kini berada di Afghanistan, Iran, Turkimenistan, dan Uzbekistan, ditambah dengan Kyrgyzstan, Kazakhstan, dan Tajikistan. Wilayah ini berpenduduk mayoritas muslim, lokasi strategis, sekaligus sebagai daerah penghasil miyak dengan sumber daya alam yang melimpah. Wilayah ini juga menyimpan peninggalan industri dan instalasi militer tingkat tinggi.

Di tempat ini pula berada ibu kota negara Islam masa lalu, seperti Bukhara dan Samarkand, Termez, Tashkent, serta Kabul. Tidak syak lagi, wilayah penuh potensi ini akan menjadi ladang jihad yang subur sekaligus akan menjadi wilayah perang akhir zaman yang akan dimenangkan pasukan Al Mahdi berbendera hitam.

Proyeksi tersebut tidak berlebihan mengingat Rasulullah SAW pernah bersabda :
“Jika kalian melihat bendera-bendera hitam datang dari Khurasan, di sana ada Khalifatullah, Al Mahdi.” (HR. Ahmad)

Benarkah wilayah Asia Tengah akan menjadi ladang jihad terkini dan wilayah perang akhir zaman ? Silahkan baca lebih lanjut buku yang sangat menarik dan mengguncangkan ini. Pastinya buku ini menjadi bukti kepiawaian dan kejeniusan Syekh Abu Mus’ab As Suri dalam menganalisa dan memproyeksi gerakan jihad di seluruh dunia. Wallahu’alam bis showab!

Anda tertarik dan sepaham atau bahkan bertolak belakang pemahamannya dengan buku ini? Buku ini masih dijual bebas ditoko-toko buku, sekedar menambah pengetahuan saja karena sejatinya Islam sebagai agama Rahmat mengajarkan kasih sayang diatas segalanya.
Dikirim oleh : Muhammad Jafar Shodiq

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.