22.20
0

Secara umum manusia takut mati. Bahkan seorang pujangga, Chairil Anwar
mengatakan, “Aku ingin hidup seribu tahun lagi”.
Mengapa mesti takut mati? Kematian merupakan tangga menuju kebahagiaan
abadi, kehidupan akherat. Sementara hidup di dunia ini seperti pengembara, bagaikan
seorang yang meninggalkan kampong halaman menuju kampong pengembaraan.
Pengembara optimis untuk pulang kampong jika ia merasa sudah cukup bekal. Dan
begitu sebaliknya.
Oleh karena itu, ada diantara kaum sufi yang ingin segera mati karena ia
memandang ‘kampung’ dunia hanyalah fatamorgana yang penuh dengan lipstick dan
manipulasi, sementara ‘kampung’ akherat merupakan kehidupan yang hakiki.
Kita pun dalam kondisi tertentu, misalnya sakit parah yang tak kunjung sembuh,
diperbolehkan untuk berdoa agar maut segera menjemput bila memang kematian lebih
baik daripada mempertahankan hidup.
Demikian, semoga kita diberi-Nya umur yang panjang sekaligus bermakna, baik
bagi diri maupun orang lain, sehingga hidup kita tidak sia-sia dan ketika malaikat ‘Izrail
dating menjemput, kita sudah siap dengan bekal amal shaleh kita. Amin.
By : *Edi Bahtiar Baqir

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.