01.09
0
Sudah jamak di masyarakat kita yang mayoritas kaum nahdliyyin, setiap kali datang malam tanggal 15 bulan sya'ban, mengadakan acara bersama di masjid-masjid dan mushalla- mushalla berupa membaca yasin 3 kali yang biasanya dilaksanakan setelah shalat maghib dan dan juga shalat tasbih yang biasanya dilaksanakan setelah shalat isya'. Ada yang yang melaksanakan shalat tasbihnya langsung sehabis shalat 'isya' dan ada pula yang melaksanakan shalat tasbihnya di tengah malam.
Hal ini mengundang polemik di sebagian masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ada yang sekedar tidak melaksanakan akan tetapi diam saja, namun ada yang tidak sejalan dan dengan lantang mengatakan bahwa hal itu adalah perbuatan bid'ah yang tidak ada tuntunannya dari rasulullah saw.
Sebenarnya bagaimana sih duduk permasalahannya kok sampai terjadi hal yang demikian itu? Apa benar bahwa amaliyah tersebut benar-benar bid'ah yang akan mendapat ancaman "fi an-nar" sebagai konsekuesi dari perbuatan bid'ah???
Pembacaan surat yasin tiga kali di kalangan masyarakat nahdliyyin biasanya dibaca dengan bimbingan dari tokoh agama (kyai/'ulama') setempat dan dilanjutkan dengan doa :
Untuk bacaan pertama, diniatkan meminta kepada Allah SWT agar diberi panjang umur, tidak tergelincir ke perbuatan maksiat; bacaan yang kedua minta agar diberikan rejeki yang halal untuk dipergunakan ibadah dan dijauhkan dari musibah atau marabahaya di tahun ini; dan yang ketiga agar mati dalam keadaan husnul khatimah atau jika kelak dipanggil Illahi dalam keadaan beriman.
Bisa pula berdoa kepada Allah setelah membaca yasin agar diberi ketetapan iman dalam hati sanubari, diberi panjang umur untuk selalu beribadah kepada-Nya, diberi rezeki yang halal lancar, banyak dan berkah untuk bekal beribadah kepada-Nya dan agar di akhir hayat nanti tetap dalam keadaan iman, yakni husnul khatimah.
Atau bisa juga dengan doa-doa lain yang tidak bertentangan dengan pokok-pokok ajaran agama.
Masyarakat yang tidak sejalan dengan amaliyah ini dan lantang membid'ahkannya mengatakan bahwa hadits yang dijadikan dasar amaliyah itu dha'if, meski sebenarnya An-Nawawi dalam muqaddimah arba'innya dengan jelas menyatakan bahwa hadits dla'if dapat dijadikan landasan untuk melakukan hal-hal yang bersifat fadla'il.
Lepas dari alasan dha'ifnya hadits yang dijadikan acuan para penentang, melihat amaliyah membaca yasin dan dilanjutkan dengan doa yang demikian itu, maka muncul pertanyaan :
Di mana letak bid'ah yang berujung ke neraka? Bukankah membaca alqur'an (dan Yasin merupakan salah satu surat dalam al qur'an) merupakan ibadah yang mulia dan dianjurkan dalam agama?
Sebenarnya kalau mencermati amaliyah pada malam nishfu sya'ban yang demikian justru dapat dipahami bahwa masyarakat sedang mencontoh perilaku tiga orang yang ada dalam goa yang tiba-tiba goa itu tertutup oleh batu. ( lihat shahih bukhari, nmr 5629 juz 2 halaman 2228, juga di nomor, juz dan halaman yang lain ). Yakni masyarakat sedang bertawassul bil 'amal seperti yang telah dilakukan oleh tiga orang tersebut.
Sedang ibadah shalat tasbih itu sudah jelas ada landasan dalilnya. Hanya memang dalam kitab tentang shalat dijelaskan bahwa shalat tasbih bukan termasuk shalat yang sunnah dilakukan secara berjama'ah, namun bukan berarti tidak boleh dilakukan secara berjama'ah, seperti halnya shalat tarawih yang di zaman sebelum shahabat Umar tidak dilakukan secara berjama'ah kemudian oleh beliau dijama'ahkan atas ide Umar.
Memang seperti yang disitir oleh Abubakar Syatha' dalam I'anat at-thalibin perlu mendapat perhatian kita semua agar shalat yang kita lakukan adalah shalat yang masyru', jangan sampai kita melakukan shalat kok malah berujung pada dosa.
Semoga bermanfaat !!!!

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.