21.32
0

Oleh : Anang Esbe
Ulama Salaf Shaleh (termasuk para sahabat Nabi saw) tidak pernah menyinggung dan menyakiti hati orang lain meskipun terhadap orang-orang yang berbuat maksiat kepada Allah swt, sebagaimana diterangkan di dalam kitab "Tanbihul Mughtarrin (Peringatan Bagi Orang-orang Yang Tertipu)" karya Syeikh Abdul Wahab Sya'rani halaman 49:

و من أخلاقهم رضي الله تعالى عنهم رحمة العصاة و عدم ازدرائهم و فداؤهم بأنفسهم حتى يود أحد هم أن جلده يقرض بالمقاريض و لا يعصي أحد منهم ربه و كانوا يرون كثرة الشفقة على العصاة أفضل من الدعاء

ِArtinya: "Di antara akhlak ulama salaf shaleh r.a. itu adalah mengasihi terhadap orang-orang yang berbuat maksiat dan tidak menghina mereka, bahkan menebus mereka (orang2 yang berbuat maksiat) dengan diri mereka sendiri (ulama salaf shaleh), dan mereka (ulama salaf shaleh) senang kulitnya sendiri digunting dengan sebuah gunting. Akhirnya, tak seorangpun di antara mereka (orang2 yang berbuat maksiat) melakukan maksiat lagi kepada Tuhan-Nya (Allah swt).
Mereka (ulama salaf shaleh) memandang bahwa banyak melakukan belas kasihan terhadap orang-orang yang berbuat maksiat itu lebih utama daripada do'a.
(Tanbihul Mughtarrin karya Syeikh Abdul Wahhab Sya'rani halaman 49).

0 komentar:

Posting Komentar

ingin berkomentar? Tapi Tidak punya akun apa-apa ? Gampang. Kliklah panah kecil sebelum atau sesudah menulis komentar. Kemudian pilihlah ID Name/URL. Isilah nama anda ( Diharapkan bila anda pernah berkomentar dengan menggunakan nama yang sama sebelumnya, karena akan terhitung di Top Komentator). Dan untuk kotak URL-nya kosongkan saja. Beres, tinggal klik Poskan Komentar. Maka komentar anda akan segera meluncur. Selamat mencoba dan terima kasih.