14.12
0


 Oleh : Edi Bahtiar Baqir
Suatu ketika, sahabat Muadz bin Jabal ra. mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan dua kalimah sahadah maka dijamin ia kan masuk surga.’ Sahabat Muadz pun kemudian memohon izin kepada Rasulullah untuk menyampaikan sabda tersebut kepada sahabat-sahabat yang lain.
Rasulullah SAW melarangnya karena perkataan beliau akan terkesan bahwa tiket surga sangat murah, yaitu hanya dengan membaca syahadatain. Dan Rasulullah SAW khawatir jika para sahabat memaknai sabda beliau ini dengan saklek sehingga mereka akan bermalas-malasan dalam beribadah dan beramal saleh.
Namun, menjelang wafatnya, sahabat Muadz bin Jabal menyampaikan sabda Rasulullah ini kepada sahabat lain dengan alasan ia takut jika termasuk dari golongan manusia yang menyembunyikan ilmu.
Sebagai kesimpulan, kita boleh menyembunyikan sesuatu ajaran kepada suatu kaum yang belum bisa menerima ajaran tersebut secara dewasa agar tidak disalahartikan.
Demikianlah semoga kita bisa melaksanakan apa yang menjadi pesan sahabat Muadz bin Jabal tersebut di atas tanpa memandang dua kalimah syahadah sebagai hal yang sangat mudah kita ucapkan sehingga kita meremehkannya sebagai tiket surga. Amien……………